Wagub Buka Musda III Gapensi, Tekankan Peran Strategis Infrastruktur dan Tenaga Kerja Lokal

By Redaksi - Cyber Security Engineer

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Ballroom Hotel Pangeran Khar, Rabu (22/7).

Musda yang digelar untuk ketiga kalinya ini menjadi forum strategis bagi pelaku usaha jasa konstruksi dalam mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja, serta memperkuat peran Gapensi dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wagub Ingkong menegaskan bahwa keberadaan BPD Gapensi Kaltara memiliki arti penting dalam perjalanan pembangunan provinsi termuda di Indonesia tersebut.

“Gapensi menjadi wadah yang mempersatukan pelaku usaha jasa konstruksi di lima kabupaten/kota sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” kata Ingkong.

Ia menilai Gapensi telah menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang mampu menjaga soliditas anggota, memperkuat kapasitas badan usaha, dan mendorong terciptanya iklim usaha jasa konstruksi yang sehat serta profesional.

Menurutnya, Musda merupakan forum demokratis tertinggi di tingkat provinsi yang harus dimanfaatkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, melakukan evaluasi organisasi, serta menyusun program kerja yang adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan dunia konstruksi.

“Saya berharap seluruh peserta Musda mengedepankan semangat kebersamaan, persatuan, dan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.

Ingkong juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah fase pembangunan strategis yang sedang berlangsung.

Wagub menyebut pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi membutuhkan dukungan sektor jasa konstruksi yang kuat, profesional dan berdaya saing.

“Kawasan industri ini tidak hanya membutuhkan fasilitas industri, tetapi juga jalan, jembatan, pelabuhan, jaringan utilitas, kawasan permukiman, hingga fasilitas pelayanan publik yang memadai,” jelasnya.

Selain itu, pembangunan konektivitas menuju wilayah perbatasan, kawasan 3T, sentra produksi, pertanian, perikanan, dan pusat pertumbuhan ekonomi tetap menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Ingkong berharap Gapensi terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tepat waktu, tepat mutu, dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh anggota Gapensi untuk memberi perhatian lebih pada pemberdayaan tenaga kerja lokal melalui pelatihan, sertifikasi, peningkatan kompetensi badan usaha, serta penguasaan teknologi konstruksi modern.

“Saya berharap putra-putri Kaltara tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya pembangunan, tetapi mampu menjadi pelaku utama yang memiliki daya saing dan memperoleh manfaat ekonomi dari setiap investasi yang masuk ke daerah ini,” tutupnya. (dkisp)

Bagikan Artikel ini