Cuaca Tak Menentu, Dinkes Kaltara Ingatkan Warga Waspadai Penyakit Pancaroba

By Redaksi

BULUNGAN — Usai menghadapi persoalan kesehatan akibat kabut asap, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) kini menyoroti ancaman baru: potensi penyakit di masa peralihan cuaca. Transisi dari cuaca panas menuju musim hujan dinilai dapat memicu berbagai risiko kesehatan bagi masyarakat.

Kepala Dinkes Kaltara, Usman, mengingatkan publik bahwa fluktuasi cuaca saat ini patut diwaspadai. “Risiko terjadinya penyakit sangat dipengaruhi oleh perubahan cuaca itu sendiri. Terlebih dengan kondisi lingkungan yang berubah setelah periode panas kemarin,” terangnya, Kamis (17/9/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kaltara proaktif melakukan pemantauan ketat melalui seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada. Langkah ini krusial untuk melihat tren perkembangan kasus penyakit di tiap daerah secara real-time.

Meski demikian, Usman memastikan situasi saat ini masih dalam batas aman dan terkendali. Ia menyebutkan belum ada laporan lonjakan kasus yang mengarah pada status Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Laporan kasus di lapangan tetap ada, apalagi kita memang berada di wilayah yang endemis terhadap penyakit tertentu. Artinya kasus akan selalu ditemukan, tetapi saat ini grafiknya tidak menunjukkan adanya kejadian luar biasa,” jelas Usman.

Menutup keterangannya, Dinkes Kaltara kembali mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pencegahan. Warga diimbau untuk menjaga stamina tubuh, menerapkan pola hidup sehat, serta lebih peka terhadap kebersihan lingkungan sekitar di tengah cuaca yang kian tidak menentu.

Bagikan Artikel ini