DPKP Kaltara Paparkan Capaian Produksi 2024, Targetkan Pembangunan Pangan Jangka Panjang 2025–2045

By Redaksi
3 Minimal Baca

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya terhadap pembangunan sektor pangan dengan menggelar Rapat Koordinasi Penyelarasan Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan Tahun 2025–2045. Pertemuan yang dilaksanakan di Royal Hotel Tarakan pada 6 Desember 2025 ini bertujuan untuk memantapkan sinkronisasi dan validasi data sebagai fondasi penyusunan kebijakan pangan jangka panjang.

Rapat koordinasi strategis ini melibatkan jajaran perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, Badan Pusat Statistik (BPS), balai teknis kementerian, serta para pemangku kepentingan. Fokus utama sinkronisasi data meliputi luas tanam padi dan areal perkebunan kelapa sawit di Kaltara.

Penyelarasan Data Menjadi Kunci

DPKP menjelaskan bahwa pertemuan ini memiliki empat tujuan utama: menyinkronkan data pertanian dan ketahanan pangan antarle vel pemerintahan; menyepakati baseline dan target kinerja 2025-2026; menyusun rencana tindak lanjut terhadap isu-isu kritis pangan; dan mengidentifikasi dukungan lintas sektor.

Subsektor yang dibahas meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, hingga penyuluhan, yang seluruhnya dinilai strategis untuk menopang ekonomi hijau dan keberlanjutan daerah.

Capaian Produksi Sektor Pertanian 2024

Dalam paparannya, DPKP Kaltara merilis capaian produksi yang signifikan sepanjang tahun 2024:

  • Tanaman Pangan: Produksi mencapai total 74.199 ton, di mana padi berkontribusi sebesar 30.080 ton dan ubi kayu 37.659 ton.
  • Perkebunan: Kelapa sawit rakyat dan besar mencapai total lebih dari 611 ribu ton. Komoditas lain seperti karet, kakao, dan kopi juga mencatatkan hasil signifikan.
  • Hortikultura: Produksi buah-buahan seperti pisang mencapai 59.733 ton dan nenas 20.053 ton. Sementara sayuran seperti terung dan tomat melebihi 10 ribu ton masing-masing.
  • Peternakan: Populasi ternak unggulan mencakup 18.701 ekor sapi potong dan sekitar 13,59 juta ekor ayam ras pedaging.

Selain itu, indeks kualitas konsumsi pangan masyarakat, yang diukur melalui Skor Pola Pangan Harapan (PPH), menunjukkan Bulungan berada di posisi tertinggi dengan skor 89,9.

Arah Pembangunan Jangka Panjang 2025–2045

DPKP menegaskan bahwa rencana pembangunan jangka panjang difokuskan pada:

  1. Pengembangan kawasan pertanian, perkebunan, dan perikanan tambak.
  2. Penguatan industri hilirisasi berbasis sumber daya alam lokal.
  3. Pengembangan kawasan industri hijau dan pembangunan berkelanjutan.
  4. Peningkatan tata kelola pemerintahan.

Untuk tahun anggaran 2026, DPKP telah merumuskan tujuh program prioritas, termasuk diversifikasi pangan, penanganan kerawanan pangan, hingga pengendalian kesehatan hewan dan bencana pertanian. Program ini juga diselaraskan dengan target nasional, seperti pengembangan padi, jagung, dan tanaman AKABI (kedelai, ubi, kacang-kacangan).

Melalui rapat koordinasi ini, DPKP Kaltara menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama untuk mentransformasi pertanian Kaltara, menjadikannya daerah yang maju, makmur, dan berdaya saing sebagai beranda depan NKRI.

Bagikan Artikel ini