NUNUKAN – Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Nunukan terus mendorong pemerataan pembangunan guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh manfaat pembangunan secara adil, termasuk warga yang tinggal di wilayah perbatasan dan pelosok daerah.
Sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Nunukan menunjukkan perkembangan positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat meningkat menjadi 69,87, angka kemiskinan turun menjadi 5,27 persen, sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 3,98 persen.
Bupati Nunukan Irwan Sabri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur melalui capaian angka statistik. Lebih dari itu, pembangunan harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat melalui pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, ketersediaan air bersih dan listrik, infrastruktur yang memadai, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi hal penting agar masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelayanan dasar dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, pembangunan perlu terus diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses.
Momentum peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperluas jangkauan pembangunan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat juga diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Nunukan diharapkan terus berkembang melalui pembangunan yang inklusif, pemerataan layanan dasar, dan penguatan ekonomi masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik.
Terus bergerak, memperkuat pelayanan, dan mewujudkan pembangunan yang merata untuk Nunukan yang lebih maju!


