Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDA) 2025 sebagai momentum memperkuat integritas dan membangun budaya anti-korupsi di setiap lini kehidupan.

By Redaksi
1 Minimal Baca

Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, HAKORDA tahun ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi, keteladanan, transparansi, dan pengawasan publik adalah kunci memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan bebas dari praktik korupsi.

 

Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si., menegaskan komitmen Pemprov Kaltara untuk terus memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui digitalisasi layanan, peningkatan pengawasan internal, dan pembentukan aparatur yang berintegritas serta berorientasi pada pelayanan publik.

 

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan moral untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Mari bersama ciptakan Kaltara yang bersih, bermartabat, dan bebas korupsi, demi masa depan daerah dan generasi yang lebih baik.

9 Desember 2025 — Satukan Aksi, Basmi Korupsi.

Bagikan Artikel ini