Pemprov Kaltara Salurkan 1.270 Kilogram Beras untuk Tangani Kerawanan Pangan di Sekatak

By Redaksi

BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari ancaman kerawanan pangan dan gizi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) melalui kegiatan Piloting Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi serta Protokol Respons Cepat Intervensi Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah di Kabupaten Bulungan.

 

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan sebanyak 1.270 kilogram beras untuk penanganan kerawanan pangan dan gizi di Kecamatan Sekatak. Bantuan ini menjadi bentuk intervensi pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan pangan pokok.

 

Program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem kewaspadaan pangan dan gizi. Melalui sistem ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengenali potensi kerawanan pangan serta mengambil langkah penanganan secara cepat dan tepat.

 

Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah juga memiliki peran penting dalam menjaga akses masyarakat terhadap pangan. Ketersediaan bantuan beras diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi risiko kerawanan pangan di wilayah sasaran.

 

Kecamatan Sekatak menjadi salah satu wilayah yang mendapat intervensi melalui program tersebut. Langkah ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kondisi ketahanan pangan hingga tingkat kecamatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh dukungan sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.

 

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan, memperkuat respons terhadap kerawanan pangan dan gizi, serta memastikan cadangan pangan daerah dapat dimanfaatkan untuk melindungi masyarakat.

 

Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kalimantan Utara, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih terlindungi dari risiko kekurangan pangan.

Bagikan Artikel ini