TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi melaksanakan Kegiatan Evaluasi Penurunan Kematian Ibu dan Kematian Bayi melalui Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMP-SR). Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Selor ini dijadwalkal berjalan selama empat hari, mulai tanggal 22 hingga 25 Juni 2026.

Acara penting ini dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., yang dalam hal ini bertindak selaku Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara.

Kegiatan evaluasi ini dihadiri dan diikuti oleh berbagai pihak eksternal maupun internal yang terkait langsung dengan pelayanan kesehatan. Di antaranya adalah perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kaltara, pihak rumah sakit, organisasi profesi, serta lintas sektor terkait lainnya. Keterlibatan berbagai unsur ini dinilai krusial sebagai upaya bersama dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat program kesehatan ibu dan anak di wilayah Kalimantan Utara.

Melalui penyelenggaraan kegiatan AMP-SR ini, Dinas Kesehatan berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal (ibu) dan neonatal (bayi baru lahir). Hasil akhir yang ditargetkan dari penguatan sistem ini adalah adanya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) secara signifikan di Provinsi Kalimantan Utara.

