TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara Tahun 2026 di Kabupaten Malinau.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Porprov II Kaltara di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (6/8).
Rapat dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., Ketua KONI Kaltara H. Muhammad Nasir, serta jajaran KONI kabupaten/kota se-Kaltara.
Kabupaten Malinau telah ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov II Kaltara yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Dalam rapat tersebut, KONI Kaltara menyampaikan perkembangan persiapan, mulai dari penyiapan infrastruktur olahraga, koordinasi antarpengurus KONI, hingga penyusunan jadwal dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Gubernur Zainal mengapresiasi kesiapan yang telah dilakukan dan meminta seluruh pihak terus memperkuat koordinasi agar seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendukung penuh pelaksanaan Porprov 2026 di Kabupaten Malinau. Saya meminta seluruh pihak terus menjaga koordinasi agar seluruh tahapan persiapan berjalan tepat waktu dan berkualitas,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Kaltara akan mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 miliar melalui KONI Kaltara untuk membantu penyelenggaraan Porprov II.
“Dari provinsi ada Rp2 miliar yang akan dilimpahkan ke KONI untuk membantu kegiatan Porprov kedua ini. Kita juga akan mengawal persiapan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah,” kata Zainal.
Selain itu, Zainal mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Malinau yang telah menyiapkan venue pertandingan. Ia juga meminta seluruh pengurus cabang olahraga di kabupaten/kota mempersiapkan atlet terbaik sebagai bagian dari pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur Tahun 2028.
Pada kesempatan itu, Zainal juga mengingatkan KONI Kaltara agar melakukan penataan kepengurusan cabang olahraga. Menurutnya, satu orang sebaiknya tidak merangkap memimpin beberapa cabang olahraga agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara lebih fokus dan optimal.
Porprov II Kaltara diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tingkat provinsi, tetapi juga menjadi sarana menjaring atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan mengharumkan nama Kaltara di tingkat nasional. (dkisp)

