Target Ambisius Kaltara: Swasembada Beras 2026, Produksi Lokal Digenjot hingga 80 Persen Tahun Ini

By Redaksi
2 Minimal Baca

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), menyatakan komitmen tegasnya untuk mencapai swasembada beras secara mandiri pada tahun 2026. Target ini menjadi bagian inti dari strategi Pemprov Kaltara untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan memutus ketergantungan pada pasokan dari luar wilayah.

Kepala DPKP Kaltara, Heri Rudiyono, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 ini, produksi beras lokal ditargetkan mampu memenuhi 80 persen dari total kebutuhan masyarakat. Angka tersebut diharapkan terus ditingkatkan, sehingga seluruh kebutuhan beras Kaltara dapat dipasok dari produksi dalam daerah pada tahun berikutnya.

“Saat ini, kemampuan produksi beras Kaltara baru mencukupi sekitar 60 persen kebutuhan. Sisanya masih bergantung pada daerah lain. Kondisi ini yang memacu kami untuk mempercepat berbagai program peningkatan produksi pertanian secara menyeluruh,” ujar Heri.

Strategi Optimalisasi Lahan dan Produktivitas

Untuk mencapai target swasembada, DPKP Kaltara memperkirakan dibutuhkan sekitar 25 ribu hektare lahan sawah produktif. Pemerintah optimistis target ini realistis mengingat ketersediaan lahan yang memadai dan sentra-sentra produksi telah disiapkan di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara.

Strategi utama DPKP untuk mencapai peningkatan produksi meliputi:

  1. Perluasan dan Optimalisasi Lahan: Memanfaatkan ketersediaan lahan yang ada dan mengoptimalkan lahan yang sebelumnya kurang produktif.
  2. Peningkatan Indeks Pertanaman: Mendorong petani untuk meningkatkan frekuensi tanam dalam setahun.
  3. Dukungan Teknis dan Modal: Memberikan pendampingan teknis dan dukungan permodalan bagi petani yang menghadapi keterbatasan produksi.

“Ketersediaan lahan dan pupuk sebenarnya sangat mendukung. Yang perlu terus kita dorong adalah penguatan petani agar mampu berproduksi secara maksimal dan berkelanjutan,” tambah Heri.

Dengan langkah-langkah terukur ini, DPKP Kaltara menyatakan optimistis capaian swasembada beras pada 2026 dapat terwujud, sekaligus berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani di wilayah perbatasan tersebut.

Bagikan Artikel ini