TANJUNG SELOR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyelenggarakan Pertemuan Penanggung Jawab (PJ) Program Kesehatan Reproduksi, Keluarga Berencana (KB), dan Calon Pengantin (Catin).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Penguatan dan Pendampingan Pelayanan Kesehatan Calon Pengantin (Skrining Layak Hamil) bagi pengelola program dan tenaga kesehatan tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Utara tahun 2026.

Tujuan dan Fokus Kegiatan
Berdasarkan keterangan resmi institusi, agenda ini dirancang sebagai wadah koordinasi sekaligus penyamaan persepsi lintas sektor. Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Peningkatan Kapasitas: Meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam melaksanakan skrining kesehatan bagi calon pengantin secara optimal.
- Penyamaan Persepsi: Memastikan implementasi pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin berjalan seragam dan efektif di seluruh kabupaten/kota se-Kaltara.
- Pencegahan Stunting: Memastikan setiap pasangan mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sebelum memasuki masa kehamilan guna mencegah stunting sejak dini.
- Menekan Angka Kematian: Berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Provinsi Kalimantan Utara.
Mendukung Indonesia Emas 2045
Melalui penguatan skrining kesehatan ini, Dinkes Kaltara berharap dapat mewujudkan kehamilan yang aman serta melahirkan generasi yang berkualitas. Langkah preventif sejak dini pada calon pengantin ini dinilai strategis dalam mendukung visi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

