Disdik Nunukan Perkuat Kompetensi Guru, Pendidikan Inklusif Jadi Fokus Pelatihan di Sebatik

By Redaksi

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik, termasuk dalam memahami dan menerapkan prinsip pendidikan inklusif di lingkungan sekolah.

 

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar Tahun 2026 bagi tenaga pendidik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Wilayah Pulau Sebatik. Kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Sebatik Utara, Selasa (3/11/2026).

 

Kegiatan yang diselenggarakan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas guru dalam menghadirkan proses pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

 

Mewakili Bupati Nunukan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Erlina, S.T., M.A.P., menyampaikan harapan agar pelatihan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para pendidik mengenai konsep dan penerapan pendidikan inklusif.

 

Menurutnya, setiap anak memiliki karakteristik, kemampuan, dan potensi yang berbeda. Karena itu, guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengenali kebutuhan setiap peserta didik serta menyesuaikan pendekatan pembelajaran agar seluruh anak memperoleh kesempatan berkembang.

 

Ia juga menekankan bahwa pendidikan inklusif tidak sebatas memberikan akses sekolah kepada anak berkebutuhan khusus. Lebih dari itu, pendidikan inklusif harus diwujudkan melalui lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah, dan terbuka terhadap setiap perbedaan.

 

“Jangan melihat anak dari kekurangannya, tetapi lihatlah potensi yang dimilikinya. Tugas kita sebagai pendidik adalah membantu setiap anak menemukan dan mengembangkan potensi tersebut,” pesannya.

 

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi ruang pendidikan yang memberikan perlakuan adil tanpa diskriminasi serta menghargai kemampuan dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

 

Pemkab Nunukan melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang.

Bagikan Artikel ini