TANJUNG SELOR — Mempersiapkan pernikahan bukan cuma soal dekorasi dan baju pengantin. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengingatkan pentingnya kesiapan fisik lewat Pertemuan Penanggung Jawab (PJ) Program Kesehatan Reproduksi, Keluarga Berencana (KB), dan Calon Pengantin (Catin) tahun 2026.
Lewat agenda ini, Dinkes Kaltara fokus memperkuat program pendampingan pelayanan kesehatan atau ‘Skrining Layak Hamil’ bagi para tenaga medis di tingkat kabupaten/kota se-Kaltara.
Ada empat misi utama yang dikejar dalam pertemuan lintas sektor ini:
- Upgrade Kemampuan Medis: Meningkatkan skill tenaga kesehatan dalam menyosialisasikan dan melakukan skrining kesehatan catin.
- Satu Persepsi: Menyamakan standar pelayanan kesehatan reproduksi di seluruh wilayah Kaltara.
- Cegah Stunting Sejak Dini: Memastikan calon ibu dalam kondisi prima sebelum hamil agar anak lahir sehat.
- Tekan Angka Kematian: Berupaya maksimal menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kaltara.
Langkah preventif sejak dini ini dinilai sangat strategis. Dinkes Kaltara berharap, dengan skrining yang ketat, pasangan baru bisa menjalani kehamilan yang aman dan melahirkan generasi berkualitas demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

