TANJUNG SELOR – Kabar baik bagi masyarakat di beranda depan NKRI. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya bahwa Program Dokter Terbang—yang memiliki nama resmi Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB)—akan tetap berlanjut.
Meski saat ini badai penyesuaian anggaran tengah menerpa, hal tersebut tidak akan menyurutkan langkah pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang paling membutuhkan. Akses kesehatan yang adil dan merata adalah harga mati yang akan terus diperjuangkan.
Jembatan Udara untuk Wilayah yang Tak Terjangkau
Langkah berani ini diambil bukan tanpa alasan. Bagi warga yang tinggal di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK), kehadiran program ini adalah sebuah tumpuan harapan. Topografi ekstrem dan keterbatasan jalur darat selama ini membuat wilayah-wilayah tersebut bak terisolasi dari layanan medis yang memadai.
“Layanan ini adalah urat nadi bagi saudara-saudara kita di perbatasan dan kepulauan. Transportasi yang sulit tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak,” tegas perwakilan Dinkes Kaltara dengan penuh optimisme.
Melalui ‘sayap-sayap kemanusiaan’ ini, tim medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, hingga tenaga kesehatan lainnya siap diterbangkan langsung ke garda terdepan. Mereka tidak hanya membawa semangat, tetapi juga obat-obatan dan peralatan medis lengkap untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan, hingga tindakan medis darurat secara gratis.
Strategi Cerdas di Tengah Keterbatasan
Menyiasati dinamika anggaran yang ada, Dinkes Kaltara tidak tinggal diam. Sejumlah langkah taktis dan efisiensi disiapkan agar program ini tetap berjalan optimal tanpa menurunkan kualitas pelayanan:
- Navigasi Skala Prioritas: Melakukan pemetaan super akurat untuk mendahulukan wilayah DTPK yang memiliki fasilitas kesehatan paling minim atau sedang menghadapi urgensi medis.
- Efisiensi Rute Terbang: Menyusun jadwal dan rute penerbangan secara cerdas agar setiap liter bahan bakar dan waktu yang digunakan berdampak maksimal bagi masyarakat.
- Sinergi Lintas Sektor: Memperkuat kolaborasi dengan maskapai perintis lokal dan berbagai pihak terkait demi kelancaran operasional di udara maupun di darat.
Dengan kepastian mengudaranya kembali Program Dokter Terbang, Pemprov Kaltara berharap angka kesakitan di wilayah perbatasan dapat terus ditekan. Ini adalah bukti nyata bahwa negara tidak pernah absen, dan jaminan kesehatan akan selalu hadir menyentuh seluruh lapisan masyarakat Kaltara, hingga ke ujung perbatasan.

